Hiking Gunung Andong Ditemani Kamera S8

kali ini, aku hendak jalan- jalan hiking ke gunung andong magelang. dari jogja aku naik motor hingga ke kaki gunung andong, kemudian dilanjutkan naik tracking jalur kaki gan. kali ini umtu mengabadikan momen sangat jarang ini, aku bawa smartphone andalan aku besutan daris amsung ialah samsung galaxy s8. dalam tulisan ini aku hendak menuliskan pengalamanku naik gunung diiringi potret- potret yang diambil dari samsung galaxy s8 aku.

Kalian tentu ketahui Gunung Andong. Gunung yang secara administratif masuk daerah Salatiga serta Magelang ini memanglah sangat diminati oleh para pendaki. Sebabnya, buat mendaki gunung setinggi 1. 726 mdpl ini kalian tidak butuh menghabiskan banyak waktu. Pendakiannya, dari base camp hingga ke puncak, cuma memakan waktu satu hingga 2 jam saja. Waktu tempuh yang sebentar itu serta panorama alam luar biasa yang dapat dilihat dari puncak buat Gunung Andong sesuai sekali buat pendatang baru. Cukup sekali buat sejenak melenyapkan penat akibat sangat lama terletak dalam hiruk pikuk kota.

Dekat jam 8 aku datang di desa di kaki Gunung Andong, tetapi tadinya aku wajib bingung dahulu kepada masyarakat dekat buat menanyakan tempat dini jalan pendakian sebab aku kurang ketahui posisi persisnya dimana.

Sehabis ketemu posisi dini pendakian, aku putuskan buat memarkirkan motor aku di tengah ladang bersisian dengan motor- motor masyarakat yang lagi padat jadwal bercocok tanam. Sehabis membenarkan sepeda motor terparkir nyaman hingga aku langsung saja mulai mendaki dengan berbekal ransel kecil, kamera, serta tripod.

Cuaca dikala itu sangat terang banget, langit juga sangat biru tanpa kabut. Tetapi gak tau pula jika agak siangan umumnya sih puncaknya bakal tertutup kabut.

Keadaan track pula cukup menanjak tetapi tidak sangat ekstream, di Gunung Andong pula ada mata air yang dapat di temukan saat sebelum mengarah puncak. Eh… nyatanya di puncak Andong ada warung pula loh, jadi jangan kawatir bila tidak bawa perbekalan banyak. Malam tahun baru kita di gunung Andong di sambut hujan rintik kecil yang menaikkan dinginnya hawa pada waktu itu. Katanya??? jika lagi terang, kita dapat memandang lampu kerlap kerlip kota Magelang dari ketiunggian. Sayangnya pada waktu itu kabut tebal membatasi kita memandang panorama alam kota Magelang di puncak Gunung Andong.

ebelum menggapai puncak paling tinggi ini wajib melewati dahulu trek yang sangat menantang sepanjang ekspedisi ialah menyusuri jalur setapak kurang dari satu m dengan sisi kanan kiri jurang yang sangat dalam tanpa pembatas. Angin yang bertiup kencang pula kian menaikkan derasnya adrenalin mengalir.

Dengan lama- lama serta senantiasa melindungi penyeimbang meniti trek yang sering diucap“ Gempar Sapi” ataupun punggungan sapi ini aku pernah teringat dengan tipe trek yang sama dengan yang terdapat di Gunung Merbabu.

Sehabis puas menikmati puncak serta potret- potret, aku turun serta langsung kembali ke jogja gan. mantap kan hasil fotonya? hehehehe.